UNIVERSITAS SYEKH MAULANA QORI (U-SMQ) BERSAMA PMI MERANGIN KEMBALI GELAR AKSI KEMANUSIAAN PEMBAGIAN MASKER DI TENGAH KABUT ASAP.

BERITAS RESMI UNIVERSITAS SYEKH MAULANA QORI.

​BANGKO — Universitas Syekh Maulana Qori (U-SMQ) kembali meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap dinamika sosial dan kesehatan masyarakat. Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merangin, U-SMQ menggelar aksi sosial kemanusiaan berupa pembagian masker bagi para pelajar di MTsN 1 Merangin serta para pengguna jalan di depan Gerbang Kampus I Waskita Karya U-SMQ, Senin (02/09/2026).

​Kegiatan sinergis ini lahir sebagai langkah tanggap darurat dan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi kualitas udara yang hingga awal September 2026 ini masih terpantau pekat diselimuti kabut asap.

​Sinergi Akademisi dan Kemanusiaan dalam Bingkai Tridharma Perguruan Tinggi

​Aksi sosial kemanusiaan ini dihadiri dan dilepas secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas. Wakil Rektor III U-SMQ, Dr. Edi Wardani, S.Pd., M.Pd., hadir mewakili Rektor U-SMQ didampingi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Nasril, S.Pd.I., M.Pd.I., serta perwakilan mahasiswa U-SMQ.

​Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Merangin diwakili oleh KSR Thomas Alifa Edison, Sekretaris KSR Paidarasmos, beserta jajaran anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Merangin. Kehadiran kolaboratif ini mencerminkan kuatnya solidaritas antara lembaga pendidik dan organisasi kemanusiaan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

​Dalam sambutannya di hadapan para sivitas akademika, relawan, dan penerima manfaat, Dr. Edi Wardani, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa esensi kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada transfer ilmu pengetahuan di dalam ruang kelas (teaching university), melainkan juga merambah pada aksi-aksi nyata yang berdampak langsung bagi kemaslahatan publik.

​“Kegiatan sosial kemanusiaan ini merupakan manifestasi nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin yang ketiga, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat. Terlebih hingga hari ini, Senin 02 September 2026, kondisi atmosfer wilayah kita masih berada dalam cengkeraman kabut asap yang berpotensi mengancam kesehatan pernapasan masyarakat luas,” ujar Dr. Edi Wardani.

​Sasar Lembaga Pendidikan dan Pengguna Jalan Raya

​Titik fokus penyaluran masker ini menyasar dua segmen prioritas yang dinilai paling rentan terpapar dampak buruk kabut asap. Sasaran pertama adalah para peserta didik di MTsN 1 Merangin, mengingat usia anak-anak dan remaja memerlukan proteksi ekstra terhadap kesehatan saluran pernapasan agar proses kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara aman dan kondusif.

​Sasaran kedua difokuskan kepada para pengguna jalan raya yang melintas di depan Gerbang Kampus I Waskita Karya U-SMQ, Lintas Bangko. Para pengendara roda dua maupun pejalan kaki tampak antusias menerima masker yang dibagikan secara langsung oleh mahasiswa U-SMQ bersama para relawan PMI Merangin. Aksi simpatik di jalan raya ini sekaligus menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap bahaya polusi udara dan kabut asap bagi kesehatan paru-paru.

​Pengabdian Tanpa Batas untuk Masyarakat Merangin

​Melalui kolaborasi strategis antara Universitas Syekh Maulana Qori dan PMI Merangin ini, diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial (social sensitivity) di kalangan mahasiswa. U-SMQ senantiasa bertekad untuk terus hadir di garda terdepan, tidak hanya sebagai pusat pencerahan intelektual, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian kemanusiaan di Kabupaten Merangin.

​Di tulis Oleh : Tabrani Idris

Leave a Reply