
BERITA RESMI UNIVERSITAS SYEKH MAULANA QORI.
BANGKO – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) atau magang merupakan sebuah kegiatan akademik wajib bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan antara pengalaman, teori, dan praktik langsung ke dalam dunia kerja nyata. Pelaksanaan program ini telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menjadi landasan hukum utama dalam penerapan kurikulum berbasis praktik serta pembentukan pengalaman lapangan bagi mahasiswa tingkat akhir.
Lebih dari sekadar kewajiban kurikuler, kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian civitas akademika Universitas Syekh Maulana Qori kepada berbagai lembaga, baik instansi pemerintah maupun swasta, serta kepada masyarakat luas. Pada periode ini, mahasiswa yang diterjunkan untuk melaksanakan tugas PPL dan magang tersebar ke dalam tiga wilayah kabupaten di Provinsi Jambi, yaitu Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Tebo.
Urgensi dan Alasan Kewajiban PPL bagi Mahasiswa Semester Tujuh
Sebagai bagian dari tahapan studi di semester akhir (semester tujuh), PPL memegang peranan krusial dalam mencetak lulusan yang siap pakai dan kompeten. Adapun alasan mendasar di balik kewajiban PPL dan magang ini meliputi:
- Penerapan Teori: Mahasiswa diberi kesempatan emas untuk mempraktikkan ilmu yang selama ini didapatkan di ruang kelas ke dalam situasi nyata di lapangan.
- Persiapan Karier: Program ini dirancang untuk membentuk keterampilan kerja praktis yang sering kali tidak diajarkan secara teoretis di dalam kelas.
- Syarat Kelulusan: PPL bernilai Satuan Kredit Semester (SKS) dan berkedudukan sebagai syarat mutlak kelulusan kuliah.
- Membangun Relasi: Mahasiswa dapat memperluas jaringan profesional (networking) dengan para praktisi dan pekerja ahli di instansi penempatan masing-masing.
Rangkaian Agenda: Pembekalan Komprehensif dan Pelepasan Resmi
Agenda kegiatan ini terbagi menjadi dua tahap utama, yakni sesi pembekalan komprehensif yang diisi oleh para narasumber ahli, dan ditutup dengan prosesi pelepasan secara resmi.
Sesi pembekalan menghadirkan narasumber dari internal civitas akademika Universitas Syekh Maulana Qori, yang terdiri atas Bapak Rektor, Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan dari masing-masing fakultas, serta pihak perpustakaan.
Selain itu, pembekalan ini juga diperkaya dengan materi strategis dari berbagai lembaga pemerintahan dan perbankan terkemuka, antara lain:
- Kepala Kantor Kementerian Agama (KakanKemenag), Bapak Khusaini, S.Ag., M.H., yang menyampaikan materi mendalam mengenai “Profesionalisme Mahasiswa PAI Menjadi Tenaga Pendidik”.
- Pengadilan Agama Kabupaten Merangin, yang diwakili oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Kab. Merangin, Bapak Ade Firman Fathoni, S.H.I., M.Si., menyampaikan materi tentang “Kompetensi Pengadilan Agama di Indonesia”.
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Bapak Dr. Misrinadi, S.Pd., M.Pd., memaparkan materi terkait “Profesionalisme Mahasiswa MPI dalam Menghadapi Era Globalisasi”.
- Kantor Cabang Bank BRI Bangko, yang diwakili oleh Kepala Bagian Mikro and Ritel Risk, Bapak Azkar Diandri, S.T., M.M., mengupas tuntas materi mengenai “Aspek Kelembagaan dan Perkembangan Perbankan di Indonesia”.

Laporan Panitia dan Pesan Rektor Universitas Syekh Maulana Qori
Dalam laporan penempatannya, Ketua Panitia PPL/Magang Universitas Syekh Maulana Qori, Ahmad Saufi, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa yang dilepaskan telah didistribusikan secara proporsional ke tiga kabupaten dalam wilayah Provinsi Jambi. Beliau menegaskan bahwa penetapan lokasi penempatan bersifat final dan tidak dapat diubah kembali. Di akhir laporannya, Ahmad Saufi memohon kepada Bapak Rektor agar berkenan melepas para mahasiswa magang secara resmi.

Sementara itu, dalam sambutan sekaligus arahannya, Rektor Universitas Syekh Maulana Qori Bapak Jarullah, S.H.I., M. H. memberikan pesan penting dan motivasi tinggi kepada seluruh mahasiswa peserta PPL/Magang agar senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip profesionalisme:
- Solidaritas Tim: Selama menjalani masa magang, mahasiswa harus saling membantu dan membangun kerja sama tim (teamwork) yang solid.
- Menjaga Almamater: Mahasiswa wajib menjaga nama baik almamater kampus dengan menunjukkan keaktifan dan etos kerja yang tinggi di tempat penempatan.
- Integritas Diri: Senantiasa menjaga nama baik pribadi melalui sikap disiplin dan rajin.
- Karakter Unggul: Tampil sebagai pribadi yang aktif, sportif, kreatif, inovatif, serta menjunjung tinggi sopan santun.

Menutup rangkaian acara, Rektor Universitas Syekh Maulana Qori membuka secara resmi Pelepasan Praktik Pengalaman Lapangan dan Magang. Prosesi pembukaan ini diawali dengan pembakar semangat untuk menguji mental para mahasiswa agar senantiasa bersungguh-sungguh, gigih, dan berdedikasi tinggi selama melaksanakan tugas PPL dan magang di lapangan.
Ditulis Oleh: Tabrani Idris
