
BERITA RESMI UNIVERSITAS SYEKH MAULANA QORI
KOTA BANGKO — Universitas Syekh Maulana Qori (U-SMQ) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027. Acara tahun penyambutan mahasiswa baru ini berlangsung khidmat, semarak, dan penuh antusiasme, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, pengurus yayasan, civitas akademika, serta ratusan mahasiswa baru dari berbagai program studi.
Pelaksanaan PBAK tahun ini mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yakni “Menjadikan Mahasiswa Unggul, Adaptif, Moderat, dan Berwawasan Kebangsaan”. Pemilihan tema ini merefleksikan visi strategis U-SMQ dalam membekali para generasi penerus bangsa agar tidak hanya siap secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas moral, keluwesan dalam menghadapi dinamika global, sikap moderat dalam beragama dan berbangsa, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.

Dalam Laporannya, Ketua Panitia PBAK U-SMQ Tahun Akademik 2026/2027, Dr. Nasril, S.Pd.I., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Rektor, Ketua Yayasan, serta seluruh sivitas akademika atas segala arahan, dukungan, dan dedikasi penuh sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar. Beliau menegaskan bahwa landasan hukum pelaksanaan kegiatan ini berpedoman langsung pada peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis Kemenag RI).
Lebih lanjut, Dr. Nasril menguraikan secara mendalam mengenai esensi dari tema yang diangkat. Beliau menekankan bahwa untuk menjadi mahasiswa yang unggul, seseorang harus mampu memenuhi empat dimensi kecerdasan utama secara seimbang:
- Cerdas secara Intelektual dan Akademis, yakni memiliki daya nalar kritis, haus akan ilmu pengetahuan, serta menguasai disiplin ilmu masing-masing.
- Cerdas secara Spiritual, yang tercermin dari kedekatan kepada Sang Pencipta, keteguhan prinsip moral, serta akhlakul karimah.
- Cerdas secara Sosial, yaitu kepekaan terhadap kondisi masyarakat, kemampuan berinteraksi yang baik, serta jiwa solidaritas yang tinggi.
- Cerdas secara Emosional, yang ditandai dengan kemampuan mengelola diri, ketahanan mental menghadapi tekanan, serta sikap bijak dalam mengambil keputusan.
”Jadikanlah momentum ini sebagai titik awal untuk menempa diri. Jadilah sarjana Muslim yang unggul, tangguh, dan siap bersaing di kancah global tanpa meninggalkan akar identitas keislaman dan keindonesiaan,” pesan Dr. Nasril di hadapan ratusan mahasiswa baru.
Sementara itu, Rektor Universitas Syekh Maulana Qori, Jarullah, SH.I., M.H, dalam sambutan visionernya memaparkan berbagai cetak biru dan perencanaan strategis untuk pengembangan kampus U-SMQ ke depan. Beliau menegaskan komitmen institusi untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang kompetitif dan siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Fokus pengembangan ini mencakup tiga pilar utama perguruan tinggi, yakni peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran, penguatan riset dan penelitian ilmiah, serta perluasan cakupan pengabdian kepada masyarakat.

Dukungan penuh turut disuarakan oleh Ketua Yayasan YPI SMQ, KH. Abdul Satar Saleh, M.A. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi serta nasehat berharga agar para mahasiswa baru senantiasa giat, tekun, dan disiplin dalam menuntut ilmu. Mengingat kompleksitas tantangan zaman ke depan yang datang dari ranah internal maupun eksternal, mahasiswa dituntut untuk memiliki ketahanan mental dan semangat belajar yang tinggi. KH. Abdul Satar Saleh menutup pesannya dengan sebuah filosofi luhur yang menjadi spirit perjuangan kampus, “Mahasiswa ikhlas belajar, dosen ikhlas menyampaikan.”

Rangkaian pembukaan PBAK U-SMQ 2026/2027 ini diharapkan mampu menjadi gerbang transisi yang efektif bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan kultur akademik perguruan tinggi, sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman moderat yang menjadi ciri khas kebanggaan Universitas Syekh Maulana Qori.
Ditulis Oleh : Tabrani Idris

Mantap